MAN 2, Raja Madrasah Riau, Setelah Juara Umum Maffikib Kesekian Kalinya...
1 komentar Diposting oleh Hendrawan Kariman di 11.11KEPALA Kantor Wilayah (Kakanwil) Departemen Agama (Depag) Provinsi Riau, terus menggalakkan bakat siswa Madrasyah Aliyah (MA) seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau dengan menyelenggarakan lomba Mata Pelajaran Matematika, Fisika, Kimia dan Bahasa Inggris (Mafikib) yang digelar tanggal 22 hingga 24 Oktober 2008 di MAN 2 Model Pekanbaru.
Pada lomba Mafikib tersebut semua mata pelajaran juara pertamanya diraih siswa MAN 2 Model Pekanbaru. Siswa yang mampu meraih prestasi gemilang itu adalah, Muhammad Iskandarsyati untuk mata pelajaran Matematika, Hafzur Rizki mata pelajaran Fisika, Fadilla Sari mata pelajaran Kimia, Intan Asmarita mata pelajaran Biologi dan Kurnia Sholihat mata pelajaran Bahasa Inggris.
Dengan demikian tampa diragukan lagi MAN 2 Model ini meraih piala bergilir dari Depag Provinsi Raiu. Peraihan piala bergilirnya tidak untuk pertama kalinya bagi MAN 2 Model. Justru sudah berturut-turut hingga tiga kali, sehingga piala bergilir itu menjadi piala tetap untuk MAN tersebut. Perlombaaan kali sudah yang keempat kalinya.(nto)
Label: Prestasi
Praktek Penyelenggaraan Jenazah, Disukai Siswa MAN 2
0 komentar Diposting oleh Hendrawan Kariman di 02.43
ADA program unggulan baru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Pekanbaru setahun terakhir ini, yakni praktek penyelenggaraan jenazah yang diperuntukkan bagi siswa kelas XII. Praktikum pemandian, pengkafanan, penyalatan dan penguburan mayat ini dilaksanakan selesai salat Jumat setiap pekannya.
Menurut Wakil Kepala Bidang Keagamaan MAN 2 Muhammad Zam SAg, salah satu program unggulan MAN ini sangat diminati oleh para siswa. ‘’Tanggapan siswa cukup positif, mereka senang ada kegiatan ini, bahkan rela dibungkus seperti mayat,’’ ujar guru bidang studi Alquran Hadits ini.
Semua fasilitas disediakan untuk menunjang kegiatan tersebut, mulai dari kain kaffan, keranda mayat, baskom air untuk mandi mayat, hingga lubang kuburan juga disediakan. Para siswa diajak terlibat langsung dalam pengurusan mayat dari tata cara memandikan, mengkaffani, mensalatkan hingga si mayat di kuburkan.
Setiap pekan ad ada empat kelompok yang terdiri dari tujuh hingga sepuluh siswa. Acara dipimpin langsung oleh Ustadz Kariman Ibrahim dari Departemen Agama kota Pekanbaru. Kegiatan yang telah memasuki tahun keduanya ini merupakan pembekalan bagi para siswa tahun akhir, supaya memiliki kecakapan dalam hal penyelenggaraan jenazah di tengah-tengah masyarakat.(Hendrawan-CCMD)
Label: Info, Terbit di Riau Pos
